Ads: 468x60

Thursday, April 15, 2010

bahan renungan

Malam Pertama yang Mengesankan
-----------------------



Satu hal sebagai bahan renungan Kita

Tuk merenungkan indahnya malam pertama

Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata

Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa



Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut

Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak

saudara

Hari itu mempelai sangat dimanjakan

Mandipun harus dimandikan

Seluruh badan Kita terbuka

Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .

Tak Ada sedikitpun rasa malu

Seluruh badan digosok Dan dibersihkan

Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan

Bahkan lubang - lubang itupun ditutupi kapas putih

Itulah sosok Kita

Itulah jasad Kita waktu itu



Setelah dimandikan.. .,

Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih

Kain itu jarang orang memakainya..

Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan

Wewangian ditaburkan ke baju Kita

Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan

Tataplah tataplah. ..itulah wajah Kita

Keranda pelaminan langsung disiapkan

Pengantin bersanding sendirian



Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga

Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul

Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga

Serta rasa haru para handai taulan

Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir

Akad nikahnya bacaan talkin

Berwalikan liang lahat..

Saksi - saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan

Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan



Dan akhirnya. Tiba masa pengantin..

Menunggu Dan ditinggal sendirian

Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama bersama KEKASIH..

Ditemani rayap - rayap Dan cacing tanah

Di kamar bertilamkan tanah..

Dan ketika 7 langkah tlah pergi

Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat

Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur

Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur

Kita tak tahu Dan tak seorangpun yang tahu

Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan ..

Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima

Kita sungkan sekali meneteskan air mata

Seolah barang berharga yang sangat mahal



Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..

Atau melemparkan dirimu ke neraka..

Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga

Tapii sudah pantaskah sikap kita selama ini

Untuk disebut sebagai ahli syurga



Baca jika anda ada waktu untuk ALLAH.

Bacalah hingga habis.

Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi

anugerah untuk membaca terus hingga ke akhir.



ALLAH, bila saya membaca tulisan ini, saya pikir saya

tidak ada waktu untuk ini

Lebih lebih lagi diwaktu kerja. Kemudian saya tersadar

bahwa pemikiran semacam inilah yang

Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia ini.



Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada hari

Jumat

Mungkin malam JUMAT?

Dan sewaktu solat MAGRIB SAJA?

Kita suka ALLAH pada masa kita sakit

Dan sudah pasti waktu ada kematian



Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang

untuk ALLAH waktu bekerja atau bermain?

Karena

Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya

mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.

Semoga ALLAH mengampuni aku karena menyangka

Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana

ALLAH bukan lah yang paling utama dalam hidup ku (nauzubillah)



Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang

telah DIA berikan kepada kita.

DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita

sebelum kita meminta.



ALLAH

Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku

IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan hari.

TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna.



Susah vs. Senang

Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?



Kenapa mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai

ceramah kita segar kembali?



Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita

bangga mem forward kan email yang tak senonoh?

Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.

Solat adalah yang terbaik Tidak perlu bayaran ,

tetapi ganjaran lumayan.

Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia

TIDAK Beriman PADA ALLAH

setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka

bagi mereka.

Tidakkah lucu bila seseorang berkata AKU BERIMAN PADA ALLAH TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way, also believesť in ALLAH ).



Tidakkah lucu bagaimana anda mampu mengirim ribuan

email lawak yang akhirnya tersebar bagai api yang tidak terkendali.,

tetapi bila anda mengirim email mengenai ISLAM, sering orang berpikir 10

kali untuk berkongsi?



Tidakkah mengherankan bagaimana bila anda mulai

mengirim pesan ini anda tidak akan mengirim kepada semua rekan anda

karena memikirkan apa tanggapan mereka terhadap anda atau anda tak pasti

apakah mereka suka atau tidak?.



Tidakkah mengherankan bagaimana anda merasa risau

akan tanggapan orang kepada saya lebih dari tanggapan ALLAH terhadap

anda.



Aku berDOA , untuk semua yang mengirim pesan ini

kepada semua rekan mereka di rahmati ALLAH.



dariku:

Ya Allah semoga Engkau anugerahkan kami kemampuan untuk mempersiapkan hari itu dengan baik, untuk mengisi hari- hari kami dengan kegiatan- kegiatan yang bermanfaat dengan niat hanya untuk beribadah kepadaMu, Ya Rabb
Amieen

Sunday, April 11, 2010

apotek rakyat...



APOTEK RAKYAT

I.PENGERTIAN DAN PENDAHULUAN

APOTEK RAKYAT merupakan sarana ksehatan tempat dilaksanakannya peayanan kefarmasiaan, dimana dilakukan peracika dan dalam peaksaaanya menggakan obat generik dan tidak menyediakan narkotika dan psikotropika, serta tidak menyerakan obt dalam benuk besar.

Tujuan apotek rakyat :
Ø  Untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap obat yang murah dan berkualitas
Ø  Memudahkan pengawasan obat ,
Ø  Memberikan kesempatan bekerja kepada apoteker dan asisten apoteker
Ø  Menggerakan sektor ekonomi kerakyatan
Ø  Mengubah mind-set (cara berfikir) orng Indonesia agar mempunyai jiwa interpreneurship (kewirausahaan)

Sedangkan, pengaturan apotek rakyat bertujuan untuk :
Ø  Memberikan pedoman bagi toko obat yang ingin meningkatkan pelayanan dan status usahanya menjadi apotek rakyat.
Ø  Pedoman bagi perorangan atau usaha kecil yang ingin mendirikan apotek rakyat.
Ø  Melindungi masyarakat unuk dapat memperoleh pelayanan kefarmasian yang baik dan benar.

Visi dan misi :
            Untuk keberpihakan kepada rakyat dibingkai dengan nilai-nilai yang berpihak pada rakyat pula.  Nilai – nilai adalah : berpihak pada rakyat, bertindak cepat dan tepat, kerjasama tim, integritas yang tinggi, transparan dan akuntabel.
















MENTERI KSEHATAN
REPUBLIK INDONESIA


PERATURAN MENTERI KESEHATAN
NOMOR : 284/MENKES/SK/III/2007

TENTANG
APOTEK RAKYAT

MENTERI KESEHATAN

MENIMBANG : a.  bahwa dalam meningkatkan dan memperluas akses masyarakat dalam memperoleh obat dan untuk meningkatkan pelayanan kefarmasian perlu dibuka kesempatan pengembangan pedagang eceran obat menjadi apotek rakyat.
b.      bahwa agar apotek rakyat dapat memberikan pelayanan kefarmasian dengan baik maka perlu mengatur pengelolaan apotek rakyat dengan peraturan menteri.

MENGINGAT:   1.  peraturan pemerintah nomer 26 tahun 1966 tentang apotek sebagaimana telah diubah dengan peraturan pemerintah nomer 25 tahun 1980 tentang perubahan atas peraturan pemerintah nomer 25 tahun 1966 tentang apotek.
2.      peraturan pemerintah nomer 72 tahun 1998 tentang pengamanan sediaan farmasi dan alat kesehatan (lembaran Negara tahun 1998 nomer 138, tambahan lembaran Negara nomer 3781).
3.      peraturan menteri kesehatan nomor 1747/Menkes/per/XII/2000 tentang pedoman penetapan standar pelayanan bidang kesehatan di kabupaten kota.

Pasal 1.
Dalam peraturan ini yang dimaksud :
1.      apotek rakyat adalah sarana kesehatan tempat dilaksanakannya pelayanan kefarmasian dimana dilakukan penyerahan obat dan perbekalan kesehatan dan tidak melakukan peracikan.
2.      apoteker adalah sarjana farmasi yang lulus pendidikan profesi dan telah mengucapkan sumpah berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku dan berhk melakukan pekerjaan kefarmasiian di Indonesia sebagai apoteker.
3.      sediaan farmasi adalah obat, bahan obat, obat tradisional dan kosmetika.
4.      perbekalan kesehatan adalah semua bahan selain obat dan peralatan yang digunakan untuk penyelenggaraan pelayanan kesehatan.
5.      resep adalah permintaan tertulis dari dr,drg,drh kepada apoteker untuk menyediakan obat dan menyerahkan obat bagi pasien sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
6.      pelayanan kefarmasian (pharmaceutical care) adalah bentuk pelayanan dan tanggung jawab langsung dalam pelayanan kefarmasian untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
7.      dinas kesehatan adalah dinkes prop, kab/kota dimana apotek rakyat berada.


Pasal 2
Pengaturan apotek rakyak bertujuan untuk :
1)      memberikan pedoman kepada toko obat yang ingin meningkatkan pelayanan dan status usahanya menjadi apotek rakyat.
2)      Pedoman bagi perorangan atau usaha kecil yang ingin mendirikan apotek rakyat.
3)      Melindungi masyarakat untuk dapat memperoleh pelayanan kefarmasiian yang baik dan benar.


Pasal 3
1)      Setiap orang atau badan usaha dapat mendirikan apotek rakyat.
2)      Apotek rakyat sebagaimana dimaksud ayat 1 harus memiliki izin yang dikeluarkan oleh kepala dinas kesehatan kbupaten /kota setempat.
3)      Untuk memperoleh izin apotek rakyat  tidak dipungut biaya.
4)      Tata cara memperoleh izin apotek rakyat sebagaimana terlampir dalam lampiran peraturan ini.

Pasal 4
1)      Pedagang eceran obat dapat merubah statusnya menjadi apotek rakyat sepanjang memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam peraturan ini.
2)      Pedagang eceran obat sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 dapat merupakan satu atau gabungan dan paling banyak empat pedagang eceran obat.
3)       Apabila perubahan status dari pedagang eceran obat sebagaimana dimaksud pada ayat 2 harus :
a.       mempunyai ikatan kerjasama dalam bentuk badan usaha atau bentuk lainnya ,dan
b.      letak lokasi pedagang eceran obat berdampingan yang memungkinkan dibawah satu pengelolaan.

Pasal 5
1)      apotek rakyat dalam pelayanan kefarmasian harus mengutamakan obat generic
2)      apotek rakyat dilarang menyediakan narkotika dan psikotropika, meracik obat dan menyerahkan obat dalam jumlah besar.

Pasal 6
1)      setiap apotek rakyat harus memiliki satu orang apoteker sebagai penanggung jawab dan dapat dibantu oleh asisten apoteker.
2)      Apoteker dan asistan apoteker sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dalam melaksanakan tugasnya harus sesuai dengan standar profesi masing-masing.

Pasal 7
1)      Apotek rakyat harus memenuhi standard an persyaratan.
2)      Standar dan persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 terlampir dalam lampiran peraturan ini.


Pasal 8
Pembinaan dan pengawasan pelaksanaan peraturan ini dilakukan oleh departemen kesehatan, badan pengawas obat dan makanan, dinas kesehatan kabupaten/kota dengan mengikutsertakan organisasi profesi sesuai  dengan tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing.

Pasal 9
1)      Dalam rangka pembinaan dan pengawasan apotek rakyat yang melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam perturan menteri ini akan dikenakan tidakan administrative.
2)      Tindakan administrative sebagaimana dimaksud ayat 1 dapat berupa teguran lisan, tertulis sampai dengan pencabutan izin.


Pasal 10
1)      Pedagang eceran obat yang statusnya sudah berubah menjadi apotek sederhana dianggap telah menjadi apotek rakyat.
2)      Dinas kesehatan kabupaten/kota harus mengganti izin apotek sederhana sebagaimana dimaksud ayat 1 selambat-lambatnya dalam jangka waktu 6 bulan terhitung sejak ditetapkannya peraturan menteri ini tanpa dipungut biaya.

Pasal 11
Peraturan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 maret 2007.
















MENTERI KESEHATAN : Dr.dr. siti fadilah supari


LAMPIRAN PERMENKES NO.284/MENKES/SK/III/2007
TENTANG  APOTEK RAKYAT STANDAR
 DAN
 PERSYARATAN APOTEK RAKYAT

I. KETENAGAKERJAAN

            Apotek rakyat harus memiliki seorang apoteker sebagai penanggung jawab dan dapat dibantu oleh asistan apoteker.


II. SARANA DAN PRA SARANA

1.      komoditi apotek rakyat dapat menyimpan dan menyerahkan obat-obatan yang termasuk golongan obat keras, obat bebas terbatas, obat bebas dan perbekalan kesehatan rumah tangga.

2.      lemari obat harus dapat melindungi obat yang tersimpan di dalamnya dari pencemaran, pencurian dan penyalahgunaan.

3.      lingkungan apotek rakyat harus dapat dengan mudah diakses dengan anggota masyarakat dan memiiki papan nama sebagai apotek rakyat yang dapat dilihat dengan jelas yang berisi antara lain : - nama apotek rakyat .
-nama apoteker penanggung jawab dan.
-nomor izin apotek rakyat.
Lingkungan apotek rakyat harus dapat dijaga kebersihannya bebas dari hewan pengerat , serangga/pest dan memiliki suplai listrik yang cukup untuk menjalankan kegiatannya serta lemari pendingin apabila diperlukan. Bangunan apotek rakyat harus dapat menjamin obat atau perbekalan kesehatan di dalamnya dari pencemaran dan atau kerusakan akibat debu., kelembapan dan cuaca.

4.      kapemilikan sarana-sarana apotek rakyat merupakan milik sendiri atau sewa atau kontrak


III. PENGELOLAAN
            Pengelolaan penyediaan obat dan perbekalan kesehatan dilakukan sesuai dengan peraturan perundngan yang berlaku meliputi perencanaan, pengadaan dan penyimpanan. Pengeuaran obat memakai system FIFO dan FEFO.

1.      perencanaan
dalam membuat perencanaan pengadaan sediaan farmasi perlu diperhatikan :
Ø  pola penyakit
Ø  kemampuan masyarakat
Ø  budaya masyarakat.

2.      pengadaan untuk menjamin kualitas pelayanan kefarmasian maka pengadaan sediaan farmasi harus melalui jalur resmi.

3.      penyimpanan
a.        obat atau bahan obat harus disimpan dalam wadah asli pabrik, dalam hal pengecualian atau darurat dimana isi dipindahkan dalam wadah lain harus di cegah terjadinya kontaminasi dan harus ditulis informasi yang jelas pada wadah baru, wadah sekurang-kurangnya memuat no. batch dan tanggal kadaluarsa
b.      semua bahan obat harus disimpan pada kondisi yang sesuai , layak, dan menjamin kestabilan bahan.

4.      administrasi
a.       pengarsipan resep sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
b.      pencatatan jumlah obat dan perbekalan kesehatan yang masuk dan keluar (katu stock).


IV. PELAYANAN
1.      Pelayanan resep
a.       Skrining resep, apotek melakukan skrining resep melalui :
1)      Persyaratan administrative : -nama, SIP dan alamat dr ;
-tanggal penulisan resep
-tanda tangan/paraf dokter penulis resep
-nama,alamat,jenis kelamin,dan BB pasien
-nama obat,potensi,dosis,jumlah yang diminta
-cara pemakaian yang jelas
-dan informasi lainnya.
2)      Kesesuaian farmasetik : bentuk ediaan, dosis, potensi, stabilitas, inkompatibilitas,cara dan lama pemberian.
3)      Pertimbangan klinis : adanya alergi, efek samping, interaksi, kesesuaian (jenis,durasi,jumlah,DLL). Jika ada keraguan terhadap resep hendaknya dikonsultsikan kepada dokter penulis resep dengan memberikan pertimbangan dan alterntif seperlunya, bila perlu menggunakan persetujuaan setelah pemberitahuan.

b.      Penyiapan obat
1)      Etiket : etiket harus jelas dan dapat dibaca.
2)      Kemasan obat yang diserahkan : obat hendaknya dikemas rapi dalam kemasan yang cocok sehingga terjaga kualitasnya.
3)      Penyerahan obat sebelum obat diberikan pada pasien harus dilakukan pemeriksaan akhir terhadap kesesuaian antara obat dan resep. Penyerahan obat dilakukan oleh apoteker atau asisten apoteker diserti dengan pemberian informasi obat.


V. TATA CARA MEMPEROLEH IZIN

            Sama persis seperti pada kepmenkes no.1332/menkes/SK/X/2002




Lamp. : BERITA ACARA PEMERIKSAAN APOTEK (RAKYAT) HASIL PEMERIKSAAN

I.BANGUNAN
1.      sarana : sama
2.      bangunan : APT = minimal memiliki 2 ruang khusus untuk ruang peracikan, ruang admin dan kamar kerja apoteker, wc
APR = minimal memiliki ruang untuk peayanan kefarmasian dan penyimpanan obat.
3.      kelengkapan bangunan apotek :
APT = sumber air, penerangan, alat pemadam kebakaran , ventilasi, sanitasi .(harus memenuhi kualitatif dan kuantitatif)
APR = hanya penerangan saja.
4.      papan nama : sama



II. PERLENGKAPAN

1.      Alat pembuatan, pengolahan, dan peracikan :
APT = minimal 2 set timbangan (gr dan mg) dan sudah di tera.
APR = tidak ada

2.      perlengkapan dan alat perbekalan farmasi :
APT = lemari dan rak penyimpanan obat , lemari pendingin (min 1) lemari untuk narkotika dan psikotropika
APR = lemari dan rak untuk penyimpanan obat, lemari pendingin (jika diperlukan) .

3.      wadah pengemas dan pembungkus : sama

4.      alat administrasi :
APT = blangko SP, kartu stock, copy resep, faktur dan nota, register SP-form laporan narkotika
APR = blangko SP, kartu stock, copy resep, faktur da nota.

5.      buku:
APT = farmakope Indonesia, kumpulan per UU tentang apotek
APR = buku standar dari kumpulan per UU yang berhubungan dengan apotek


III. TENAGA KESEHATAN

            APT = APA, Pendamping, Asistan apoteker
            APR = APA Rakyat, Asistan apoteker.















- THE END -









The created : http://pupudputri99.blogspot.com … ^_^

Wednesday, April 7, 2010

[
amor Buah Merah Terbentur PenelitianPrint this article Email this article to friend
FITOFARMAKA - Edisi Mei 2007 (Vol.6 No.10) 

 
Agak berseberangan dengan anggapan masyarakat tentang khasiat buah merah untuk  menyembuhkan penyakit, paparan hasil penelitian justru belum memberikan bukti yang menggembirakan.
 
Sejak dua tahun lalu, Desiree Zuraida, 51 tahun, mulai getol mengonsumsi buah merah. Khabar mengenai khasiat buah asal Irian Jaya itu ia peroleh dari pemberitaan di berbagai media. Desiree tergerak untuk mendapatkan minyak buah merah meski harganya mahal. “Sekitar 1,2 juta setiap liternya,” ujar staf pengajar di Fakultas Hukum UI ini.  Tapi, benarkah buah merah berkhasiat? Desiree mengatakan, “Ketika timbul gejala flu, saya minum buah merah, nggak jadi sakit.”
 
Boleh jadi, ada banyak hal mengenai buah merah ini selain yang dilontarkan Desiree. Dan, maraknya pemberitaan mengenai khasiat buah merah menyedot perhatian banyak kalangan, termasuk kalangan akademisi.   Salah satunya, adalah Departemen Biokimia dan Biologi Molekuler FKUI yang melakukan serangkaian penelitian mengenai buah merah. Hasilnya, pada Kamis, (29/3) lalu telah dipaparkan di Aula FKUI  dalam Seminar Hasil Penelitian Buah Merah.
 
Efek Antioksidan
 
Buah merah diduga memiliki khasiat karena mengandung beberapa antioksidan, terutama beta karoten dan alfa tokoferol. Untuk membuktikan dugaan tersebut, salah satu hasil penelitian yang dipaparkan adalah riset mengenai aktivitas antioksidan total buah merah dibandingkan dengan bahan pangan alam lain, yaitu jahe, tomat dan bawang putih. Penelitian yang dilakukan oleh DR. rer.physiol Dr. Septelia Inawati Wanandi, dkk ini menggunakan minyak buah merah merek tertentu yang dijual di pasar. Pada penelitian ini, juga diteliti kandungan fenol untuk tumbuhan tersebut, karena kontribusi senyawa fenol terhadap aktivitas antioksidan lebih besar dibandingkan dengan vitamin C, E, dan karotenoid.
 
Tapi, hasilnya sedikit berlawanan dengan yang banyak dikhabarkan orang. Minyak buah merah memiliki kandungan fenol total maupun aktivitas antioksidan total yang hampir tidak terdeteksi, berbeda dengan jahe, tomat, dan bawang putih.
 
Penelitian buah merah pun berlanjut untuk membuktikan efek antioksidan minyak buah merah secarain vitro yang dilakukan oleh Dr. Sri Widia A. Jusman, MS, dkk.  Penelitian dilakukan pada sel darah merah domba yang diberi stress oksidatif. Sebagai parameter stress oksidatif diukur kandungan malondialdehid (MDA), kandungan senyawa karbonil, pembentukan metHb, dan aktivitas enzim kalase. Kesimpulan  dari hasil penelitian juga belum menggembirakan : minyak buah merah tidak melindungi sel darah merah domba yang diberi stress oksidatif.
 
Efek pada Kanker
Buah merah disinyalir juga dapat mengobati penyakit kanker.  Untuk mengetahui khasiat buah merah terhadap kanker, Dr. Parwati Abadi Soekarno, Sp.Biok dkk meneliti efek minyak buah merah pada karsinogenesis hati tikus yang diinduksi dengan 2-asetilaminofluoren (AAF). Kesimpulan yang dilaporkan, efek antioksidan minyak buah merah belum cukup menghambat stress oksidatif dan karsinogenesis hati oleh AAF. Kesimpulan lain adalah pemberian minyak buah merah tidak menginduksi karsinogenesis, tetapi dapat menginisiasi kerusakan sel hati yang mungkin dimediasi oleh stress oksidatif.
 
Dengan tingginya prevalensi penderita kanker payudara di Indonesia, buah merah juga diteliti untuk mengetahui apakah berkhasiat untuk pengobatan penyakit ini. Maka, diteliti apakah minyak buah merah dapat menghambat pertumbuhan sel tumor pada kelenjar susu mencit C3H. Sayangnya, penelitian yang dilakukan Hening Pujasari, dkk bersama koleganya lagi-lagi memberikan hasil yang bertolak belakang dengan anggapan masyarakat bahwa buah merah dapat digunakan dalam pengobatan kanker. “Pemberian minyak buah merah dapat menghambat laju proliferasi sel tumor kelenjar susu mencit C3H, namun aktivitas apoptosis dan pertumbuhan tumor belum dapat dihambat,” ujar Dra. Puspita Eka Wuyung, MS dalam presentasinya.
 
Masih dengan menggunakan binatang yang sama, yaitu tikus, maka dilakukan penelitian untuk menguji khasiat buah merah sebagai antiradang. Kali ini penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ninik Mudjihartini, dkk menggunakan tikus Sprague jantan yang diberikan minyak buah merah. Hasil penelitian menunjukkan dosis minyak buah merah 0,231 mL/200 gram berat badan belum mampu menghambat proses radang pada edema kaki dibandingkan dengan pemberian natrium diklofenak. Namun, hasil yang mengembirakan mengenai efek buah merah adalah ketika dilakukan pengukuran jumlah leukosit.  Minyak buah merah mampu menekan peningkatan jumlah leukosit sebanding dengan obat yang biasa digunakan sebagai antiradang.
 
Sessi selanjutnya dari buah merah mencoba mengetahui kemampuan minyak buah merah melindungi hati tikus.  Pada percobaan ini, tikus yang digunakan adalah tikus galur Sprague-Dowley yang diracun dengan tetraklorida. “Sifat toksik CCl4 diketahui dapat mengakibatkan kerusakan jaringan hati,” kata Indriati yang memaparkan hasil penelitiannya bersama koleganya. Untuk mengetahui kerusakan hati, dilakukan pengukuran aktivitas GPT (glutamate piruvat transamine) plasma. Sedangkan pengaruh radikal bebas metabolit CCl4 pada lipid hati dinilai dengan mengukur kandungan MDA hati. Dan hasilnya pengamatan terhadap aktivitas GPT plasma dan kandungan MDA jaringan hati, minyak buah merah ternyata dapat memberi perlindungan pada hati.
 
Efek terhadap Imunitas
Sejumlah orang di masyarakat mengonsumsi buah merah untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Siti Rachmawati Achyat, SSi, dkk memaparkan penelitian tentang efek buah merah terhadap imunitas humoral. Biatang percobaan yang digunakan untuk melihat pengaruh pemberian sari buah merah adalah tikus jantan galur wistar yang diberi imunitas sel darah merah domba. Titer antibody anti-sel darah merah domba diuji secara statistik dengan metode ANOVA satu arah dan uji nyata beda terkecil. “Sari buah merah tidak mempengaruhi imunitas humoral tikus respon antigen sel darah merah domba,” ujar Siti dalam kesimpulannya.
 
Buah Merah Sebabkan Stres Oksidatif
Penelitian selanjutnya kembali tidak membuktikan gembor-gembor di masyarakat bahwa buah merah memiliki keunggulan ditinjau dari khasiatnya. Buah merah justru dapat bersifat toksik terhadap hati. Dr. Tena Djuartina, M.Biomed, dkk coba mengungkap pemberian minyak buah merah pada hati tikus yang cedera akibat pemberian D-Galaktosamin. Pada penelitian yang dilakukan, tikus dibagi menjadi empat kelompok, yaitu yang diberi air, diberi minyak buah merah, diberi D-galaktosamin, diberi minyak buah merah lalu D-galaktosamin 1 minggu kemudian, diberi minyak buah merah dan D-Galaktosamin secara bersamaan. Dosis minyak buah merah yang digunakan adalah 1mL/kgBB/hari per oral, sedangkan dosis D-galaktosamin 200 mg/KgBB/minggu secara intraperitoneal.
 
Hasil pengukuran MDA plasma menunjukkan bahwa D-galaktosamin dapat meningkatkan MDA plasma setiap minggu. Hal ini menunjukkan bahwa D-galaktosamin mengakibatkan kerusakan oksidatif molekul lipid. Di lain sisi,  hasil MDA jaringan hati menunjukkan bahwa minyak buah merah juga bersifat toksik terhadap hati, sehingga menyebabkan peroksidasi lipid. Terbukti pada kelompok tikus yang diberi D-galaktosamin dan buah merah, hasil MDA plasma lebih tinggi dibandingkan kelompok yang diberi D-galaktosamin. Hal ini berarti, kerusakan yang diakibatkan menjadi lebih tinggi jika diberikan tambahan minyak buah merah dibandingkan jika hanya diberi D-galaktosamin.
 
Dari penelitian dengan mengukur berat hati,  D-Galaktosamin meningkatkan berat hati secara bermakna, karena D-galaktosamin mempunyai efek merusak hati. Pemberian minyak buah merah juga ternyata meningkatkan berat hati. “Disimpulkan minyak buah merah tidak dapat memberikan perlindungan terhadap sel hati,” ujar Tena.
 
 
Dr. Mohammad Sadikin, DSc dalam rangkumannya mengatakan, “Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk melihat efek ekstrak buah merah dengan target penelitian yang lebih rinci.” Dr. Parwati Abadi Soekarno, Sp.Biok di sesi terakhir juga mengatakan bahwa pemakaian jangka panjang untuk buah merah sebaiknya berhati-hati.